Total Tayangan Halaman

Sabtu, 22 Oktober 2011

sang juara


Semuanya ini terasa sangat sulit. Langkah kakiku seakan berat, dua-duanya susah untuk berpindah tempat. Apa yang aku rasakan sangat bertolak belakang dibandingkan dengan aku yang dulu. Jalur juara itu semakin sulit dikejar. Mereka tidak bisa bekerja sama untuk membawa tubuh ini menuju tujuan yang hati inginkan. Ada kendala di otakku, apa yang hatiku inginkan, tidak sesuai apa yang dilakukan anggota tubuhku, tidak hanya kaki, tangan, tubuh, jari jemari serasa mati kaku. Mereka enggan kerja sama. Mereka susah bekerja beriringan bersama.
            Aku tau ini adalah masa-masa yang sulit. Tapi aku percaya ini tidak akan lama dan permanen. Aku harus bisa menyelesaikan ini dengan baik sehingga jalur juara itu kembali terbuka lebar. Yakin, percaya  diri kunci utama untuk membuka pintu menjadi juara sejati. Ini tidak sulit, tapi tidak mudah. Perlu perjuangan ekstra keras dan aku harus bisa. Langkah ku akan selalu diiringi doa oleh teman-temanu, oleh sahabatku, dan yang paing penting adalah keluarga, ibu dan bapakku, meereka semua menjadi sumber semangat hidupku.

saya harus juara, karena juara adalah hak saya. mimpi itu masih belum terhapus, saya bisa mengambil dan meraihnya. tidak mustahil kedepannya mimpi itu bukan hanya sekedar mimpi. mimpi itu sudah menjadi nyata. kata mungkin tidak pantas saya ucapkan, tapi saya harus berkata harus. karena apa yang saya inginkan di masa depan adalah apa yang saya lakukan sekarang. dan sekarang saya bisa melakukan yang terbaik untuk masa depan. dengan bismilah dan adanya rencana yang matang semua itu tidak mustahil.


kesempatan sukses dan menjadi juara memang hanya satu kali,. tetapi saya bisa membuat, saya bisa membuat saya menjadi sang juara.
saya harus juara, karena juara adalah hak saya.

 catatan: bagi para pembaca, kata "saya" jangan dimaknakan sebagai penulis. maknakan kata "saya" sebagai diri pembaca. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar