semuanya adalah tentang aku dan kamu, untuk saat ini mimpi itu adalah prioritas terbesar yang ingin aku capai. tidak ada lagi selain itu. ya, kemunduran mental dalam hidup itu bisa kita atasi dengan mudah. kesusahan hidup juga dapat kita atasi dengan mudahnya. semuanya akan mengikuti pola pikir kita yang sudah kita bentuk dalam kehidupan sehari-hari. saat ini ketika hal-hal yang kita inginkan meleset dari yang kita inginkan, semuanya itu semata-mata harapan kita sebelumnya atau ketidakseriusan kita dalam mengatur tugas-tugas kita.
tapi kita terkadang selalu beralibi bahwa kita telah berusaha sangat kuat, bahkan sampai tetes darah penghabisan. bagaimana bisa kita berbicara seperti itu sementara hal-hal sepele itu tidak kita lakukan. kita terkadang menginginkan hal-hal atau mimpi-mimpi yang besar kan tetapi lupa melewati langkah-langkah kecil terlebih dahulu. model instan sudah menjadi gaya hidup kita. kita tahu sesuatu yang instan itu tidak akan bertahan lama. mungkin hanya sangat sebentar.
pada dasarnya langkah kita itu selalu berhubungan, adanya kita kuliah itu karena kita pernah sekolah di sekolah menengah atas dan menengah pertama. adanya kita sekolah di situ juga karena kita sudah lulus sekolah Dasar. jadi apa yang telah kita lakukan nantinya akan berdampak bagi langkah kita kedepannya. sehingga kita tidak bisa memilah-milah langkah mana yang harus ditempuh. semuanya itu proses.
Berbeda dengan priorotas. pemprioritasan ini bertujuan untuk memulai langkah yang mana dulu yang akan kita ambil pertama kali, tetapi semua langkahnya tetap kita lakukan. tidak dari langkah A langsung ke langkah Z, itu sangat sulit, kalau pun bisa, hal semacam itu hanya akan bertahan sangat singkat.
pemilihan langkah-langkah mana dulu yang harus dilakukan bisa menjadi tolak ukur keberhasilan kita. lakukan sesuatu yang menurut kita itu lebih mudah diterima oleh diri kita sendiri. setelah kita mampu melakukan itu, lakukan langkah yang kesusahannya lebih dari langkah yang pertama. kita bisa memilih langkah langkah sesuai kemampuan pribadi kita sendiri.
dan yang paling penting saat kita mampu menyelesaikan langkah-langkah kita dan hasilnya bagus atau bahkan sangat bagus, kita tidak boleh lupa bahwa semuanya itu terjadi karena Ridho dari Tuhan kita dari Allah, bukan hanya semata-mata usaha kita. sehingga rasa sombong seyogyanya kita buang jauh-jauh dari hidup kita.
